Pada tanggal 1 November 2023, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dan Kedutaan Besar Amerika di Indonesia bersama USAID Indonesia meluncurkan program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang bertajuk “Together Towards Elimination and Free from TB/ Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TBC” atau USAID (BEBAS TB). Pada tahun pertama, program ini akan mendampingi beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Banyuwangi.
Salah satu strategi utama dari program USAID adalah melakukan skrining TBC secara sistematis melalui penemuan kasus intensif (ICF – Intensified Case Finding) di fasilitas kesehatan dengan kunjungan pasien yang tinggi di Kota Surabaya. Dinas Kesehatan Kota Surabaya bekerja sama dengan USAID mengundang Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terpilih untuk mengikuti kegiatan koordinasi persiapan penemuan kasus TBC secara intensif di Kota Surabaya.
Klinik Pratama Optima Menjadi Fasyankes Terpilih
Klinik Pratama Optima terpilih sebagai salah satu Fasyankes untuk mengikuti pertemuan dan diskusi dalam program ini. Klinik Pratama Optima dipilih berdasarkan jumlah kunjungan pasien yang tinggi, yang dinilai oleh USAID akan sangat efektif dalam menjalankan program skrining TBC. Presentasi tentang pencapaian program skrining TBC di klinik ini akan dipresentasikan oleh tim dari Klinik Pratama Optima.
Delegasi Klinik Pratama Optima
Klinik Pratama Optima diwakili oleh beberapa anggota tim yang kompeten dalam bidangnya:
- dr. James Sinaya, MPH sebagai Penanggung Jawab Klinik
- dr. Erawaty sebagai Penanggung Jawab Program TB
- dr. Irene sebagai perwakilan dokter umum praktik
- Ners Rinda sebagai perwakilan Perawat dan Rekam Medis Klinik Pratama Optima
Dalam pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2024 di Hotel Morazen Surabaya, presentasi utama tentang pencapaian program skrining TBC di Klinik Pratama Optima dibawakan oleh dr. Erawaty sebagai Penanggung Jawab Program TB dengan sangat baik.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi dan koordinasi dalam melakukan skrining TBC secara sistematis di fasilitas kesehatan terpilih di Surabaya. Dalam kesempatan ini, dr. Erawaty mempresentasikan pencapaian Klinik Pratama Optima dalam program skrining TBC yang telah dilakukan secara intensif.
Klinik Pratama Optima mencatat sejumlah pencapaian penting dalam program skrining TBC ini, termasuk peningkatan deteksi dini kasus TBC, penanganan cepat, dan pengurangan penularan TBC di masyarakat.
Klinik Pratama Optima berkomitmen untuk terus mendukung program USAID dan berkontribusi dalam upaya eliminasi TBC di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat, tujuan untuk mencapai Indonesia bebas TBC dapat terwujud.
Kesimpulan
Klinik Pratama Optima merasa terhormat menjadi bagian dari program penting ini dan akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Terima kasih kepada USAID dan semua pihak yang terlibat dalam upaya ini. Kami siap berkolaborasi dan berinovasi demi kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
